Langsung ke konten utama

Perhatikan Apa yang anda ucapkan

Di sekitar saya dan teman-teman semua pasti aneka macam orang yang beraneka ragam warna, rupa dan wataknya. Dan beraneka pula acara dan profesinya. Sebagian orang menilai bahwa orang yang sukses yaitu orang yang memiliki banyak uang, rumah mewah dan lain sebagainya. Dan orang yang gagal yaitu orang yang biasa saja dan kurang diperhatikan oleh orang lain. Tapi, bukan itu esensi yang akan kita bahas. Tapi, sebelum ke pembahasan lebih jauh ada baiknya kita perhatikan apa yang disebut dengan kesuksesan supaya kita memilki persepsi sama. Dan sekarang mari kita sepakati bahwa orang yang sukses yaitu orang yang mempu meraih impian-impian besarnya.

Nah, orang yang dapat menggapai impiannya saya katakan sebagai orang yang sangat beruntung alasannya yaitu dengan ijin Tuhan mereka dapat meraihnya. Semakin tinggi dan semakin sulit impian yang akan ia capai, maka semakin beruntunglah ia ketika ia mencapainya. Dan sekarang, supaya kita menjadi seseorang yang sangat beruntung kita perlu mengetahui cara untuk menjadi orang yang beruntung tadi.

Untuk mengetahui cara menjadi orang yang sangat beruntung tadi kita dapat melihat dari sifat dan tingkah laku yang digambarkan oleh mereka dalam menyikapi setiap situasi. Dan disini ada beberapa sifat yang dimiliki oleh orang-orang yang beruntung sebagai berikut :

  • Sifat Pertama yaitu percaya diri. Orang yang beruntung pasti akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi sehingga ia bisa untuk manghancurkan setiap rintangan yang menghadang. Dan alasannya yaitu ia percaya bahwa dirinya Kuat dan Dia juga percaya bahwa Tuhan tidak mungkin menunjukkan cobaan yang tidak akan bisa ditanggung dirinya, ia dapat menjadi seseorang yang berhasil meraih cita-citanya.
  • Punya mental Juara. Mental Juara bukalah mental yang selalu mengatakan pada diri anda untuk menghalalkan segala cara dalam meraih cita-cita. Tapi, metal juara yaitu mental yang selalu mendorong anda untuk menunjukkan usaha terbaik yang anda miliki untuk menggapai cita-cita. Dan tentunya sesuai dengan batasan-batasan yang sudah Tuhan tentukan.
  • Sifat kedua Optimis dan berpikiran positif. Setiap orang beruntung yang mempu melawati masa-masa sulitnya pasti memliki sifat dan pikiran tersebut alasannya yaitu tanpa sikap dan pikiran yang positif, seseorang akan mudah menyerah.

Dan pertanyaan yang perlu kita jawab adalah, Bagaimana cara supaya kita memiliki ketiga sifat tersebut ?

Caranya mudah, anda jikalau anda tidak memiliki 3 sifat tersebut anda harus membentuknya dengan cara mengatur mindset anda alasannya yaitu mindset anda yaitu salah satu pihak yang paling bertanggung jawab terhadap apa yang ketika ini anda alami. Dan sekarang bagaimana cara kita merubah mindset kita ?

Mindset sangat dekat kaitannya dengan ucapan atau perkataan yang seseorang lontarkan sehingga ketika anda mengucapkan sesuatu orang lain bisa tau bagaimana mindset anda. Dan kabar baiknya Mindset ini juga sangat dipengaruhi dengan apa yang anda sendiri katakan. Jika anda sering mengatakan perkataan yang membuat pesimis menyerupai “ Saya tidak bisa”, “ Saya belum mampu”, Saya ini, saya itu dan lain sebagainya pokoknya yang menghalangi anda untuk berkembang, maka semakin sulit anda ubah mindset anda alasannya yaitu perulangan kalimat negatif itu akan memperkuat mindset negatif anda. Dan solusinya, katakan pada diri anda bahwa “Anda bisa, anda bisa, anda bisa dan anda bisa”,  anda juga katakan pada diri anda “ saya harus semangat, saya harus sabar” dan lain sebagainya (berdasarkan pengalaman saya, saya mengakui bahwa perkataan kita ini sangat mensugesti mood dan kondisi pikiran kita) dan perhatikan apa yang ekspresi ini katakan. Karena apa yang kita katakan dan kita lakukan akan masuk ke dalam alam bawah sadar, dan ketika masuk ke dalam alam bawah sadar setiap perkataan anda akan mensugesti mindset anda, dan mindset anda akan mensugesti perilaku dan respon anda ketika anda mengalami suatu situasi.

Jadi, sekali lagi Mari perhatikan apa yang kita ucapkan alasannya yaitu setiap perkataan akan tertanam dan lama-kelamaan menjadi mindset yang akan menjadi dasar kita dalam menanggapi suatu situasi. Sekali, Perhatikan apa yang kita ucapkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa yang terjadi Ketika anda terkena Serangan Jantung

Ada banyak hal yang menimbulkan seseorang terkena serangan jantung. Di dalam badan insan beredar darah yang melalui pembulu darah. Untuk beredar ke seluruh tubuh, darah ini dipompa oleh sebuah organ badan insan yang dinamakan jantung. Seseorang yang terkena jantung biasanya akan terasa nyeri di bab dada yang luar biasa, kemudian menjalar ke bab leher pundak dan lain sebagainya. Kemudian, mual, keringat cuek dan sesak nafas. Dan sesungguhnya apa yang terjadi di dalam badan orang yang terkena serangan penyakit jantung. Jadi, Intinya, terjadi penyumbatan pada bab anteri koroner. Arteri koroner ialah salah satu pembulu artei yang ada di jantung. Berikut Gambarnya (clubbing.kapanlagi.com)Dan saat terjadi sebuah kondisi yang demikian, maka terjadilah gejala-gejala yang telah disebutkan di atas. Kemudian, kenapa mampu ada sumbatan di tempat arteri ? Secara garis besar hal ini dikarenakan merokok dan referensi makan yang tidak sehat.

4 Cara Orang Berpikir

Sebenarnya ada 4 macam orang yang ada di muka bumi ini bila diklasifikasikan berdasarkan bagaimana beliau mengambil kesimpulan dan bagaimana beliau mengumpulkan data.Klasifikasi ini dapat menentukan seberapa kreatif otak kita dalam menyelesaikan masalah. 1. Orang yang pertama ialah orang yang tidak terlalu banyak mengumpulkan data, dan dengan data itu beliau bisa untuk membuat sebuah kesimpulan yang benar. Mungkinkah demikian. Bisa saja, orang-orang yang menyerupai ini menggunakan intuisinya. Mereka bisa melihat problem dari banyak sudut pandang. 2. Orang yang kedua ialah orang yang banyak mengumpulkan data dan memang sangat membutuhkan data yang lengkap sebelum beliau mengambil keputusan. Dan kesimpulan yang beliau ambil ialah kesmipulan yang benar. Nah, yang satu ini, mungkin ada banyak disekitar kita. 3. Orang yang ketiga ialah orang yang tidak membutuhkan terlalu banyak data untuk mengambil kesimpulan. Tapi, Kebanyakan kesimpulan yang beliau ambil itu ialah salah. 4. Sedangkan ora…

Bayi HIV ternyata mampu disembuhkan

Penyakit HIV biasanya diturunkan ibunya kepada bayi yang dilahirkannya sehingga otomatis si bayi ini akan menderita penyakit HIV semenjak kelahirannya. Tapi, taukah anda bahwa ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa para ilmuwan telah bisa mengurangi perilaku virus HIV dan bahkan mereka menyatakan seorang bayi penderita HIV ini telah sembuh secara fungsional. Bagaimana cara si dokter ini untuk menyembuhkan bayi yang terkena HIV ini ?Setelah kelahiran bayi ini, si dokter memberikannya obat HIV dengan dosis yang rendah sebelum diketahui apakah ia menderita HIV atau tidak. Kemudian, setelah pemeriksaan apakah ia menderita HIV atau tidak telah selesai, maka dokter akan menunjukkan perawatan intensif dengan cara mengalirkan 3 kabel infus dengan 3 macam obat selama 30 jam. Tujuan ditancapkannya infus ini ialah menghalangi antau memperlambat virus untuk menemukan tempatnya di dalam badan si bayi. Setelah si bayi ini menerima perawatan yang demikian, si bayi akan dirawat dengan cara diber…