Langsung ke konten utama

Ternyata Kopi Baik untuk Kesehatan Jantung, Mengapa ?

Kopi, minuman ini memang nikmat. 'Aksesoris' yang harus ada waktu 'nongkrong' bareng temen. Minuman yang mampu dijadikan sahabat waktu lembur kerjaan. Ada yang bilang, kopi tidak sehat. Ada juga yang bilang kopi juga ada gunanya. Semua ada keterangannya.

Kopi banyak manfaatnya. Salah satunya untuk Jantung sehat kita. Benarkah kopi yang dikenal luas menjadikan jantung berdebar-debar ini baik untuk jantung ? Ya, jikalau dalam takaran yang pas.

Kandungan Kopi

Kandungan Kopi yang banyak dikenal oleh orang yaitu kafein. Apa yang disebut dengan kafein ? Singkatnya, Kafein yaitu salah satu senyawa yang dapat merangsang sistem saraf pusat. 

Sejarah mengatakan bahwa penggembala Ethiopia pada masa lampau pernah memakan kopi, hasilnya, mereka berperilaku aneh, lebih energik dan lebih riang dari pada biasanya. Kafein akan menunjukkan sensasi segar, senang dan gembira. Dalam takaran yang pas, kafein baik untuk kesehatan tubuh, terutama kesehatan jantung. 

Mengapa Kopi Baik untuk Kesehatan Jantung ?

Tadi,  saya bilang kafein (kandungan yang ada di kopi) baik buat jantung. Tapi, Mengapa Kafein baik untuk jantung ? 

Dalam takaran yang pas memang baik. Alasan yang mendasari pernyataan tersebut yaitu sebuah penelitian perihal kopi dan jantung yang melibatkan 83.000 partisipan. Hasilnya, orang yang mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari punya resiko 20 % lebih rendah daripada yang tidak. 

Lalu, apa yang terjadi jikalau Berlebihan ?

Semuanya harus pas, berlebihan juga tidak baik. Kopi (atau kafeinnya) yang berlebihan dapat memicu beberapa gejala yaitu, Gelisah, Sering buang air kecil, insomnia. Bahkan, akan menjadikan kejang otot, kepanikan dan gangguan denyut jantung. 

Jadi, konsumsi kopi pada takaran yang pas, tidak berlebihan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 Cara Orang Berpikir

Sebenarnya ada 4 macam orang yang ada di muka bumi ini bila diklasifikasikan berdasarkan bagaimana beliau mengambil kesimpulan dan bagaimana beliau mengumpulkan data. Klasifikasi ini dapat menentukan seberapa kreatif otak kita dalam menyelesaikan masalah. 1. Orang yang pertama ialah orang yang tidak terlalu banyak mengumpulkan data, dan dengan data itu beliau bisa untuk membuat sebuah kesimpulan yang benar. Mungkinkah demikian. Bisa saja, orang-orang yang menyerupai ini menggunakan intuisinya. Mereka bisa melihat problem dari banyak sudut pandang. 2. Orang yang kedua ialah orang yang banyak mengumpulkan data dan memang sangat membutuhkan data yang lengkap sebelum beliau mengambil keputusan. Dan kesimpulan yang beliau ambil ialah kesmipulan yang benar. Nah, yang satu ini, mungkin ada banyak disekitar kita. 3. Orang yang ketiga ialah orang yang tidak membutuhkan terlalu banyak data untuk mengambil kesimpulan. Tapi, Kebanyakan kesimpulan yang beliau ambil itu ialah salah. 4. Sed...

Apa yang terjadi Ketika anda terkena Serangan Jantung

Ada banyak hal yang menimbulkan seseorang terkena serangan jantung. Di dalam badan insan beredar darah yang melalui pembulu darah. Untuk beredar ke seluruh tubuh, darah ini dipompa oleh sebuah organ badan insan yang dinamakan jantung. Seseorang yang terkena jantung biasanya akan terasa nyeri di bab dada yang luar biasa, kemudian menjalar ke bab leher pundak dan lain sebagainya. Kemudian, mual, keringat cuek dan sesak nafas. Dan sesungguhnya apa yang terjadi di dalam badan orang yang terkena serangan penyakit jantung. Jadi, Intinya, terjadi penyumbatan pada bab anteri koroner. Arteri koroner ialah salah satu pembulu artei yang ada di jantung. Berikut Gambarnya (clubbing.kapanlagi.com) Dan saat terjadi sebuah kondisi yang demikian, maka terjadilah gejala-gejala yang telah disebutkan di atas. Kemudian, kenapa mampu ada sumbatan di tempat arteri ? Secara garis besar hal ini dikarenakan merokok dan referensi makan yang tidak sehat.

Awas! Gosok Gigi Sesudah Makan Berbahaya

Banyak sekali orang yang menganggap gosok gigi itu sangat baik untuk perawatan gigi sehingga sebagian dari mereka selalu menggosok gigi mereka sesaat setelah makan. Tapi, Taukah anda bahwa menggosok gigi sesudah makan akan menjadikan kerapuhan pada gigi. Menurut dr Nigel Carter, Kepada British Dental Health Foundatio, jikalau anda menggosok gigi dua kali sehari selama 2 menit, maka anda tidak pelu menggosok gigi anda lagi. Dan ketika setelah makan, gula akan bereaksi dengan plak untuk membuat asam yang melembutkan enamel gigi, sehingga pribadi menyikat gigi bahwasanya lebih berbahaya. Dan ketika setelah makan, kondisi gigi anda akan mudah rusak ketika disikat. Jadi, ada satu solusi yang dapat anda lakukan yaitu, menggosok gigi anda 30  menit setelah makan walaupun telah disebutkan menggosok gigi dua kali sehari yaitu cukup.