Langsung ke konten utama

Macam macam Penyakit Mata Turunan

Bicara soal mata, itu berarti, kita sedang bicara aset besar kita. Kita membaca menggunakan mata, melihat menggunakan mata. Intinya, ini sangat penting. Penting untuk anda dan belum dewasa anda. Mengapa ? Ada sebagian penyakit mata yang sifatnya menurun, atau dipengaruhi faktor genetik.

Mengenali gejala penyakit mata yang timbul pada anak ialah penting. Jika anda terlambat mengenali dan tidak mengambil tindakan, karenanya akan fatal, resiko kehilangan pengelihatan sangat besar.

 Ada sebagian penyakit mata yang sifatnya menurun Macam macam Penyakit Mata Turunan
sumber : www.dearlylovedphotography.com
Untuk mengenali penyakit-penyakit mata yang sifatnya turunan ini, kami telah menyajikan info seputar, jenis penyakitnya, gejalanya, dan tindakan yang harus segara dilaksanakan. Kawan pembaca sekalian mungkin mempunyai info atau pengalaman lain. Jika iya, kami sangat senang mampu menyebarkan dengan anda di sini. :)

Macam-macam Penyakit Mata turunan 

Di bawah ini ada 4 macam penyakit turunan. keempatnya bukan penyakit mata yang bagus. Dua diantara keempatnya ialah penyakit mata yang berbahaya dan yang satu sangat berbahaya harus segera diatasi.


1. Katarak

Katarak- Katarak ialah penyakit mata  yang disebabkan oleh kekeruhan yang ada pada lensa mata. Kekeruhan ini dapat disebabkan oleh aneka macam macam faktor, termasuk faktor genetika. Katarak tersebut dinamakan katarak kogenital. Biasanya, akan muncul pada anak-anak. Tapi, orang sampaumur juga ada kemungkinan karena katarak kogenital juga dapat disebabkan oleh infeksi, dilema metabolisme dan dampak dari diabetes.

Kita dapat mengetahui gejala-gejala yang muncul pada penderita katarak kongenital. Pupil yang seharusnya berwarna hitam, akan tampak keruh dengan cairan-cairan putih. Cairan putih ini berasal dari penggumpalan protein yang terjadi di sekitar lensa mata.

Yang paling penting disini ialah sikap orang tua. Mengambil tindakan yang cepat. Ketika anda melihat  kelainan menyerupai bercak putih pada pupil mata yang seharusnya berwarna hitam, segera bawa ke dokter untuk diperiksakan. Ingat bahwa katarak merupakan penyakit yang paling banyak menjadikan kebutaan. Menurut pikiran saya, itu berarti, banyak orang yang masih belum perhatian dengan dilema yang menyerupai ini.

2. Glaukoma

Glaukoma- Glaukoma juga merupakan salah satu penyakit yang menyerang mata. Penyakit mata ini disebabkan oleh meningkatnya tekanan cairan dalam bola mata. Naiknya tekanan pada bola mata disebabkan oleh gangguan pada kanal pembuangan cairan mata. Glaukoma lebih disebabkan oleh faktor genetik. Tapi, orang yang tidak punya riwayat keturunan glaukoma juga punya resiko.

Gejala Yang tampak ialah mata membesar, merah, peka terhadap cahaya dan berair. Glaukoma juga dapat menimpa anak-anak. Orang yang terkena katarak juga punya resiko terkena glaukoma. Ini akan terjadi kalau penderita katarak tidak segera mangobatinya. Jika anda melihat mata anak merah, bola mata membesar, peka terhadap cahaya dan berair, maka segera bawa ke dokter. Pengelihatannya akan hilang kalau dibiarkan berlarut-larut.

Perlu kita pahami juga bahwa glaukoma ialah penyakit yang menjadikan kebutaan kedua terbesar setelah katarak. Jadi, sekali lagi tindakan yang tepat perlu dilakukan. 


3. Ptosis

Ptosis- Ptosis merupakan penyakit mata yang menjadikan kelopak mata sulit terbuka, tidak dapat terbuka dengan sempurna. Ini dikarenakan ukuran bukaan kelopak mata penderita lebih kecil dari pada yang normal. Ukuran bukaan kelopak mata yang kecil ini juga akan menekan bola mata

Gejala yang tampak dari penderita penyakit mata ini ialah kesulitan untuk membuka mata, bertambahnya produksi air mata, dan kemungkinan iritasi karena mata tertekan oleh kelopak mata. Untuk mengatasi penyakit Ptosis, maka dapat dilakukan operasi.

4. Retinoblastoma

Nama lain yang lebih 'ngeri' dari retinoblastoma ialah Tumor Mata. Tumor yang ganas. Seperti namanya, Penyakit ini dapat berkembang dan menjalar ke mana-mana. Banyak yang bilang sebabnya belum jelas. Ini karena sebagian dari pasien penyandang retinoblastoma juga tidak terlalu paham bagaimana awal mula mereka mengidap penyakit tersebut. Tapi, sebagian dokter juga ada yang bilang bahwa penyebab dari penyakit ini mendekati pada faktor genetika dan lingkungan. Ingat, Retinoblastoma sering menyerang belum dewasa usia 2-5 tahun. Anak kecil, gres berusia 2 tahun mampu saja diserang tumor mata. Lebih jauh lagi, kebanyakan, keluarga penderita retinoblastoma berasal dari golongan menengah ke bawah. Pernyataan ini menyerupai yang pernah dilansir lensaindonesia.

Ok, kita kembali lagi, Tumor ini dapat muncul di dalam mata. Tapi, mampu juga muncul di luar. Tumor yang muncul diluar mata ini punya impian hidup yang lebih kecil dari pada yang di dalam. 

Demikian tadi, macam-macam penyakit mata yang diturunkan. Memang sulit mencegah penyakit mata  turunan. Tapi, kita harus tanggap dengan apa yang terjadi pada mata anak kita. Begitu melihat gejala-gejala penyakit mata, maka segera bawa ke dokter. Dan ingat. Jangan hingga terlambat.

Sepertinya, gaya goresan pena saya terlalu serius, saya mohon jangan dibawa serius ya, tapi, kalem saja :) karena kita dan lingkungan sekitar kita penting untuk diperhatikan. Silahkan berikan masukan dan tinggalkan komentar, terimakasih atas kunjungannya.  :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyakit Mata Aneh di Dunia

Kita kenal yang namanya penyakit mata seperti infeksi, katarak, timbilen dan lain-lain. Tapi, penyakit mata yang satu ini aneh, benar-benar absurd dan ngeri'. Penyakit apa ? Ayo, sama-sama lihat ulasannya.

Penyakit ini namanya MICROFILARIASIS. Disebabkan oleh cacing Loa Loa Filariasis. Anda mampu lihat pada gambar di bawah ini
Bagaimana Pendapat anda ? 'Ngeri'. Kenapa cacing mampu ada di mata ? Karena cacing ini dibawa oleh lalat bakau. Lalat bakau membuat luka ditubuh insan kemudian menanamkan telurnya.

Kasus ini sering terjadi di Afrika, tapi, hingga ketika ini, Ada kasus yang serupa di India. Itu artinya, sudah masuk benua Asia. Panjangnya sekitar 15 cm. Bahkan, salah satu dokter yang menangani ini menemukan cacing yang panjangnya 20 cm bersarang di mata pasiennya.

Dan satu lagi, cacing itu hidup, jadi mampu gerak-gerak. Dan akan lebih berbahaya lagi jikalau ia mati dan belum sempat dikeluarkan.

Sekian dulu beritanya ya :)

4 Cara Orang Berpikir

Sebenarnya ada 4 macam orang yang ada di muka bumi ini bila diklasifikasikan berdasarkan bagaimana beliau mengambil kesimpulan dan bagaimana beliau mengumpulkan data.Klasifikasi ini dapat menentukan seberapa kreatif otak kita dalam menyelesaikan masalah. 1. Orang yang pertama ialah orang yang tidak terlalu banyak mengumpulkan data, dan dengan data itu beliau bisa untuk membuat sebuah kesimpulan yang benar. Mungkinkah demikian. Bisa saja, orang-orang yang menyerupai ini menggunakan intuisinya. Mereka bisa melihat problem dari banyak sudut pandang. 2. Orang yang kedua ialah orang yang banyak mengumpulkan data dan memang sangat membutuhkan data yang lengkap sebelum beliau mengambil keputusan. Dan kesimpulan yang beliau ambil ialah kesmipulan yang benar. Nah, yang satu ini, mungkin ada banyak disekitar kita. 3. Orang yang ketiga ialah orang yang tidak membutuhkan terlalu banyak data untuk mengambil kesimpulan. Tapi, Kebanyakan kesimpulan yang beliau ambil itu ialah salah. 4. Sedangkan ora…